Meski dianggap tabu, kegiatan anal Seks cukup populer di kalangan tertentu. Para pakar Seks menyarankan ADers untuk tidak melakukannya. Namun, jika ADers bersikeras untuk melakukan kegiatan ini, dilansir dari Askmen, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Jangan berpindah tempat usai melakukan anal Seks
Pada dasarnya anus bukanlah tempat yang tepat untuk melakukan kegiatan Seks, dikarenakan anus adalah saluran pembuangan kotoran, ada banyak bakteri di dalamnya.
Jadi, janganlah menempatkan Mr. P ke bagian tubuh lain, seperti Miss. V atau mulut setelah berpenetrasi ke dalam anus. Pasalnya, ADers mungkin telah menumpuk bakteri pada saat melakukan anal Seks, sehingga jika berpindah langsung ke area lain dapat menyebabkan infeksi di tempat tersebut.
2. Jangan menggunakan krim penghilang rasa sakit
Ada berbagai krim dan gel penghilang rasa sakit yang tersedia untuk mengurangi sensasi pada anus saat melakukan anal Seks. Namun tahukah ADers, tidak bisa merasakan sakit bisa membahayakan diri Anda. Sebab, rasa sakit merupakan cara tubuh memberitahu Anda ada sesuatu yang salah.
Ketika ADers tidak dapat merasakan sakit, kemungkinan Anda bisa mendapatkan luka serius dan tidak menyadarinya, tentu bisa menyebabkan infeksi jika tidak langsung diatasi.
3. Jangan lakukan saat hamil
Anal Seks sebaiknya dihindari selama kehamilan. Alasan pertama adalah, anal Seks melewati anus yang memiliki efek samping berupa wasir, dan ibu hamil cenderung mengalami penyakit ini. Hal itu bisa membuat anal Seks terasa sangat menyakitkan. Kedua, ADers tidak ingin mengambil risiko infeksi pada Miss. V, jika kebetulan mentransfer bakteri dari anus ke dalam Miss. V.
Lebih baik sih ADers tidak melakukan Seks anal sama sekali, daripada membahayakan diri Anda dan pasangan. Bagaimana menurut ADers?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar